Waktu Terbaik Orang Indonesia untuk Pesan Tiket Pesawat, Harganya Sudah Pasti Murah!

Salah satu hal yang penting diperhatikan saat merencanakan liburan adalah waktu yang tepat.

Waktu Terbaik Orang Indonesia untuk Pesan Tiket Pesawat, Harganya Sudah Pasti Murah!
moneycrashers.com
Ilustrasi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Salah satu hal yang penting diperhatikan saat merencanakan liburan adalah waktu yang tepat.

Hal yang tak kalah penting adalah harganya yang terjangkau.

Kamu wajib mengetahui waktu tepat agar tiketnya murah. 

Assistant Manager Marketing and Loyalty Cathay Pacific, Sierin Hamalia saat gelaran Cathay Pacific Travel Fair beberapa waktu lalu di Kota Kasablanka mengatakan waktu penyelenggaraan travel fair merujuk waktu terbaik untuk membeli tiket.

"Kenapa travel fair itu waktunya berubah-ubah tiap tahun. Karena memang waktu terbaik membeli tiketnya juga berubah-ubah, mengikuti demand dan tren liburannya," tuturnya kepada KompasTravel.

Menurutnya mayoritas orang Indonesia akan memaksimalkan waktu liburan saat libur lebaran.

Libur lebaran dengan libur sekolah yang relatif berdekatan membuat masyarakat suka menentukan jadwal cuti liburannya di antara waktu tersebut.

"Sehingga itu yang dijadikan patokan (libur lebaran). Terlalu dekat, seat pesawat sudah penuh, tapi terlalu jauh juga khawatir meleset," ungkap Sierin.

Membeli tiket di awal tahun menurutnya tidak mutlak benar.

Karena libur lebaran akan terus berubah maju waktunya.

Bahkan sewaktu saat bisa jatuh di awal tahun masehi.

Jadi menurutnya dengan selang waktu sekitar empat-lima bulan sebelum lebaran atau waktu berlibur, menjadi waktu yang cukup baik untuk membeli tiket liburan.

"Ya seperti ini aja, lebaran kan Juni, travel fair banyak diadakan bulan Februari-Maret. Jadi empat-lima bulan sebelumnya. Demand sudah ada, seat (kuota pesawat) masih kosong, ada promo lagi," kata Sierin.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Waktu Terbaik Orang Indonesia Membeli Tiket untuk Berlibur.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help