4 Tahapan Menjelang Hari Raya Nyepi, Tujuan Melasti Bukan Hanya Sekedar Datang ke Laut

Nyepi ternyata tak hanya dilangsungkan begitu saja. Sedikitnya ada tahapan-tahapan Nyepi tersebut yang terdirri dari 4 bagian.

4 Tahapan Menjelang Hari Raya Nyepi, Tujuan Melasti Bukan Hanya Sekedar Datang ke Laut
Robinson Gamar
Warga Bali menjalani ritual Melasti di Pantai Padanggalak 

TRIBUNTRAVEL.COM - Nyepi ternyata tak hanya dilangsungkan begitu saja.

Sedikitnya ada tahapan-tahapan Nyepi tersebut yang terdirri dari 4 bagian.

Dari empat tahapannya, ada yang disebut melasti, atau makiis, atau kasegara yang dilaksanakan pra-Nyepi, atau sebelum Nyepi.

Untuk mengetahui makna dari melasti sebelum Nyepi ini menurut Lontar Sundarigama, Tribun Bali mencari referensi ke Perpustkaan Lontar Universitas Udayana.

Di sana, dibantu oleh seorang staf yang juga penekun lontar, Putu Eka Guna Yasa yang sekaligus juga membantu menterjemahkan teks tersebut.

“Secara tekstual menurut Lontar Sundarigama disebutkan bahwa Para Dewata harus menyucikan raga beliau kembali dengan cara mencari tirta kamandalu yang berada di pusat samudra atau dalam lontar disebutkan angamet tirta kamandalu ri telenging samudra. Itulah sebabnya sebelum melaksanakan Hari Raya Nyepi harus ada melasti atau mekiis,” kata Guna.

Dalam lontar tersebut dikatakan:

Ateka ring cetra masa ring tilem kunang, pasucian watek Dewata kabeh, An ring telenging samudra camananira

“Apabila sudah tiba saatnya cetra masa (bulan kesembilan) atau sasih kesanga yang umumnya jatuh pada bulan Maret, para Dewata itu melakukan penyucian, tempatnya penyucian beliau adalah di pusat samudra,” kata Guna menterjemahkan isi lontar tersebut.

Ameta sarining amertha kamandalu, yogya wang kabeh ngaturaken puja kerthi

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help