Ga Usah Jauh-jauh ke China! Indonesia pun Punya 3 Jembatan Kaca, Sensasinya Bikin Dengkul Lemas

Indonesia punya jembatan kaca mirip China dengan sensasi yang tak kalah menakjubkan dan sama-sama bikin dengkul lemas! Mana saja?

Ga Usah Jauh-jauh ke China! Indonesia pun Punya 3 Jembatan Kaca, Sensasinya Bikin Dengkul Lemas
Instagram/dasrony_
Jembatan kaca di Pantai Nguluran. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sri Juliati

TRIBUNTRAVEL.COM - Fungsi utama sebuah jembatan memang untuk menghubungkan dua daratan yang terpisah.

Namun, kini, ada manfaat lain di balik sebuah jembatan: sebagai lokasi foto atau selfie.

Bisa jadi memang karena lokasi jembatan itu sehingga menghadirkan lanskap yang menakjubkan.

Atau, konstruksi jembatan yang benar-benar berbeda sehingga terkesan unik dan menantang.

Beberapa tahun lalu, kita dikejutkan dengan dibukanya jembatan kaca terpanjang di dunia: Jembatan Kaca Hongyagu.

Jembatan yang berlokasi di Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China ini membentang sejauh 288 meter dengan lebar 2 meter.

 egu_nFt
egu_nFt (asiaone.com)

Jembatan Hongyagu menghubungkan antara dua tebing curam di Hungyagu Scenic Area dan terbuat dari 1.077 panel kaca transparan.

Masing-masing kaca memiliki tebal 4 cm dan berat total 70 ton metrik.

Jembatan kaca ini dirancang untuk mengayun beberapa saat, terutama ketika pengunjung berada tepat di tengahnya.

Sensasi ini tentu membuat detak jantung berdetak cepat dan dijamin bagi yang takut ketinggian langsung lemas seketika.

Jembatan Kaca Hongyagu dirancang untuk digunakan hingga 2.000 orang, tapi disarankan hanya 500 orang yang melintas di sana bersamaan.

(scmp.com)

Namun, bagi kamu yang nggak punya terlalu banyak modal untuk ke China, nggak usah khawatir.

Sebab, Indonesia juga punya jembatan kaca dengan sensasi yang tak kalah menakjubkan dan sama-sama bikin dengkul lemas!

Mana saja?

Simak daftarnya sebagaimana dirangkum TribunTravel.com dari berbagai sumber di bawah ini:

1. Jembatan Kaca Pantai Nguluran, Gunungkidul, Yogyakarta

(INSTAGRAM/@nopal___)

Jembatan kaca di Pantai Nguluran, Girikarto, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta, memang lagi hits banget di media sosial.

Banyak warganet mengunggah foto jembatan yang dibangun di bibir jurang Pantai Nguluran tersebut.

Meski terlihat indah, namun ada sensasi 'mengerikan' karena jembatan tersebut hanya beralaskan sebuah kaca.

Dilansir TribunTravel.com dari Tribun Jogja, jembatan kaca tersebut akan dibuat sebuah resort pribadi.

Sehingga untuk menuju ke akses jembatan kaca tersebut harus meminta izin terlebih dahulu.

Namun untuk sementara, jembatan kaca masih dibuka untuk umum dengan biaya sebesar Rp 5.000.

2. Jembatan Kaca di Kampung Warna-warni-Tridi, Malang, Jawa Timur

(INSTAGRAM/wemphie_lavigne)

Lokasi jembatan kaca kedua ada di Kota Malang, Jawa Timur.

Jembatan kaca ini menghubungan dua kampung yang namanya kian moncer sebagai destinasi wisata di Jawa: Kampung Warna-warni dengan Kampung Tridi.

Jembatan yang menghubungkan dua kampung tersebut resmi dibuka untuk umum pada 2017 oleh Wali Kota Malang, M Anton.

Munculnya jembatan kaca menjadi fasilitas baru bagi warga sekaligus alternatif bagi pengunjung atau wisatawan.

Jembatan yang didominasi warna kuning emas tersebut memiliki ukuran panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter, pada ketinggian 9,5 meter.

Jembatan tersebut pun diperkirakan dapat menampung sekitar 50 orang dengan beban berat 250 kilogram.

Meski namanya jembatan kaca, namun tidak seluruh lantai jembatan terbuat dari kaca.

Lantai kaca hanya ada pada bagian tengah-tengah lantai jembatan.

3. Jembatan Kaca di Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan

(INSTAGRAM/@mondwinita)

Jembatan ini diklaim satu-satunya jembatan kaca di Sulawesi Selatan dengan panjang 90 meter.

Dilansir dari akun Instagram @ayodolan, kekuatan kaca tempered mampu mencapai tiga hingga lima kali lipat terhadap beban angin, tekanan air, benturan, dan terhadap perubahan temperatur yang tinggi.

Jika pecah, pecahan kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman.

Ikuti kami di
Penulis: Sri Juliati
Editor: Sri Juliati
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help