Ada Istilah 'Tea Become New Coffee', Akankah 'Ngeteh' Jadi Tren Seperti 'Ngopi'?

Memang mulai banyak gerakan yang menyebut bahwa tea become the new coffee.

Ada Istilah 'Tea Become New Coffee', Akankah 'Ngeteh' Jadi Tren Seperti 'Ngopi'?
pexels.com
Ilustrasi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - "Memang mulai banyak gerakan yang menyebut bahwa tea become the new coffee."

Kalimat itu meluncur dari mulut Gupta Sitorus, editor Majalah Kenduri, dalam kapasitasnya sebagai pengamat pengamat makanan dan minuman (food and beverage).

Gupta menyampaikan pandangannya ini di sela peluncuran produk Caaya, teh Indonesia oleh Danone- Aqua di Jakarta, Rabu (7/3/2018) kemarin.

Secara umum, kata Gupta, hampir semua sektor bisnis berubah karena dampak kaum milenial.

Kelompok milenial mengubah tren traveling, fesyen, bahkan pola konsumerisme seperti belanja konvensional menjadi online.

Hal yang serupa pun terjadi pada industri makanan dan minuman.

Riset AC Nielsen sekitar tiga tahun lalu, kata Gupta, menyebutkan, kelompok milenial adalah generasi yang paling hijau, serta sangat peduli dengan kesehatan dan fisik.

Banyak bar dan klub malam tutup sejak 2-3 tahun terakhir, karena karakter milenial yang lebih senang nongkrong, baik dengan keluarga maupun teman, untuk minum teh atau kopi.

Kedai kopi pun menjamur di mana-mana.

Tapi ternyata, tren serupa kini juga beralih pada teh.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved