Home »

News

Penumpang Pesawat Citilink Merokok di Apron Bandara, Hukumannya Dinilai Terlalu Ringan?

Petugas di Bandara Halim Perdanakusuma terpaksa menurunkan seorang penumpang penerbangan pesawat Citilink karena kedapatan merokok.

Penumpang Pesawat Citilink Merokok di Apron Bandara, Hukumannya Dinilai Terlalu Ringan?
dok Citilink/Airbus
Armada A320neo yang dioperasikan Citilink 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan bahwa hukuman yang diberikan pada penumpang Citilink yang tetap merokok di tempat parkir (apron) pesawat terlalu ringan.

Maskapai Citilink menolak untuk memberangkatkan penumpang tersebut.

“Saat masuk pesawat (penumpang tersebut) ditegur dan diturunkan. Kemudian Citilink menolak mengangkut (penumpang), itu terlalu ringan (hukumannya),” ujar Alvin saat dihubungi KompasTravel, Senin (26/2/2018).

Ia berpendapat, bahwa penumpang tersebut seharusnya di-blacklist oleh semua maskapai di Indonesia minimal selama satu tahun.

Menurut Alvin, perilaku penumpang tersebut telah melanggar peraturan keselamatan dan juga mengabaikan keselamatan banyak orang.

“Menurut saya itu hukumannya terlalu ringan. Kalau bisa di-blacklist oleh semua maskapai di Indonesia. Sehingga penumpang itu tidak bisa terbang ke mana pun, hanya bisa melalui jalur darat dan jalur laut,” kata Alvin.

Sebelumnya, para petugas di Bandara Halim Perdanakusuma terpaksa menurunkan seorang penumpang penerbangan terakhir pesawat Citilink karena kedapatan merokok saat pesawat tengah mengisi bahan bakar pada Minggu (25/2/2018).

Alvin mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari pihak bandara, penumpang tersebut telah ditegur berulang kali.

Akan tetapi masih tetap menyalakan rokok dari ruang tunggu hingga di apron atau tempat parkir pesawat.

Merokok di apron sendiri, lanjut Alvin, sangat berbahaya sebab di sana merupakan tempat pengisian bahan bakar pesawat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help