Hati-hati, Penyakit Berbahaya Mengintai Akibat Makan Daging Anjing

Ada kekhawatiran tentang ancaman penyakit bagi para penyantap daging anjing. Apa saja?

Hati-hati, Penyakit Berbahaya Mengintai Akibat Makan Daging Anjing
Daily Mail
Menu daging anjing 

TRIBUNTRAVEL.COM - Publikasi data tahun 2017 yang menyebut sekitar 1.200 anjing dibunuh di Solo, untuk dijadikan santapan, mengundang perhatian besar.

Ketua Ketua Dog Friends Surakarta Fredy Irawan -lembaga melansir data itu, menyebut daging anjing itu dijadikan santapan di 136 warung yang ada di Solo.

Tak hanya itu, Fredy meyakini praktik-praktik ini dilakukan secara kejam.

Sebab, sering kali anjing tidak dipotong, tetapi dicekik atau ditenggelamkan hingga mati.

"Ini penyiksaan. Sebab, pelanggan yakin, daging anjing jauh lebih nikmat jika darah anjing tidak mengalir saat hewan itu dibunuh," ujar Fredy.

Sementara isu tentang penyiksaan hewan menjadi hal yang tak terbantahkan dalam kasus ini, ada juga kekhawatiran tentang ancaman penyakit bagi para penyantap daging anjing.

1. Rabies

Satu bahaya terbesar dari daging anjing adalah penyebaran rabies kepada manusia.

Dikutip dari laman onegreenplanet.org disebutkan, di Filipina, sekitar 10.000 anjing dan 300 orang mati karena rabies setiap tahun.

Meskipun ada upaya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengatasi penyebaran virus ini, namun hasilnya tetap tak sebanding.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved