Pertama Kali Diolah oleh Suku Maya, Bagaimana Cokelat Bisa Sampai di Indonesia?

Suku Maya diketahui sebagai komunitas pertama yang mengolah biji kakao menjadi minuman cokelat.

Pertama Kali Diolah oleh Suku Maya, Bagaimana Cokelat Bisa Sampai di Indonesia?
happydays-365.com
Cokelat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Suku Maya diketahui sebagai komunitas pertama yang mengolah biji kakao menjadi minuman cokelat.

Bersamaan dengan menemukan benua Amerika, penjelajah Christopher Columbus juga menemukan tanaman kakao.

Namun penjelajah yang menyadari nilai biji kakao sebenarnya adalah Herman Cortez.

Cortez yang disajikan minuman cokelat oleh Suku Aztec di Meksiko kemudian membawa biji kakao ke Spanyol.

Dari Spanyol, biji kakao dikembangkan.

Tak hanya menjadi minuman di Eropa, melainkan juga jadi hidangan lain. 

Dari Eropa, kakao dan cokelat kemudian menyebar ke penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia.

Tanaman kakao pertama kali masuk pada zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1880.

Saat itu kakao jenis Forastero dari Venezuela diboyong oleh Belanda untuk ditanam di Indonesia. 

Perkembangan kakao yang pesat di Indonesia memicu Belanda untuk membentuk Asosiasi Perkebunan untuk membahas budidaya kakao di Tanah Air.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help