Desa Wisata Blimbing di Kendal, Wahana Tubing Paling Anyar Sepanjang 450 Meter

Desa Wisata Blimbing, Boja, Kabupaten Kendal ternyata baru berjalan lima minggu, terhitung hingga hari Minggu (11/2/2018) ini.

Desa Wisata Blimbing di Kendal, Wahana Tubing Paling Anyar Sepanjang 450 Meter
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Asyiknya susuri saluran irigasi sepanjang 450 meter di Desa Wisata Blimbing, Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Desa Wisata Blimbing, Boja, Kabupaten Kendal ternyata baru berjalan lima minggu, terhitung hingga hari Minggu (11/2/2018) ini.

Desa itu sendiri baru mulai dikelola menjadi tempat destinasi wisata sejak bulan Januari 2018 lalu.

Tempat wisata yang memanfaatkan aliran sungai tersebut biasa disebut tubing atau single rafting.

Tak hanya menjadikan sungai sebagai sarana kegiatan sehari-hari, warga di Desa Blimbing juga memanfaatkan sungai di wilayahnya itu sebagai tujuan wisata.

Sungai dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar tiga meter itu dimanfaatkan warga Desa Blimbing sebagai wahana wisata single rafting.

Desa Wisata Blimbing, Boja, Kabupaten Kendal ternyata baru berjalan lima minggu, terhitung hingga hari Minggu (11/2/2018) ini.
Desa Wisata Blimbing, Boja, Kabupaten Kendal ternyata baru berjalan lima minggu, terhitung hingga hari Minggu (11/2/2018) ini. (TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG)

Alhasil, setiap akhir pekan kawasan Desa Blimbing menjadi ramai dikunjungi wisatawan.

Pelancong yang mengunjungi desa wisata ini masih sebatas dari warga Kecamatan Boja sendiri ataupun Kendal.

Namun jika memasuki akhir pekan, terutama hari Minggu, pelancong dari kota tetangga seperti Semarang pun datang ke desa wisata ini.

Kepala Desa Blimbing Sutrisno (48) menyebutkan, fenomena pelancong yang datang ke desanya itu sudah terjadi sejak lima pekan terakhir.

Tepatnya, semenjak warganya mulai berkomitmen menjaga kebersihan sungai agar bisa dijadikan potensi wisata.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help