Home »

News

Bukannya Berbahaya, NASA Justru Sebut Dampak Letusan Gunung Agung Bali Bisa Selamatkan Dunia

Insiden meletusnya Gunung Agung di Bali dinilai Nasa sebagai wujud penyelamatan dunia. Mengapa demikian?

Bukannya Berbahaya, NASA Justru Sebut Dampak Letusan Gunung Agung Bali Bisa Selamatkan Dunia
ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA
Sejumlah warga menyaksikan asap disertai abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas, di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (9/12/2017). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sejak Jumat lalu mengamati beberapa kali terjadi letusan bersifat efusif sesaat yang disertai hembusan asap dan abu vulkanis hingga ketinggian 2.000 meter dari kawah Gunung Agung. 

Menurut para ilmuwan itu, letusan Gunung Agung identik dengan Pinatubo.

Itulah sebanya NASA berharap bisa mengirim balon ke udara yang dilengkapi perangkat untuk mengukur dampak letusan gunung berapi di atmosfer bumi.

NASA berharap bisa mempelajari efeknya selama bertahun-tahun yang akan datang.

Jika letusan Gunung Api bisa sebesar letusan tahun 1963, ia bisa memompa cukup belerang dioksida ke atmosfer untuk menghasilkan efek pendingin yang signifikan meski pada awalnya akan merusak lapisan ozon.

Tapi masalahnya, para peneliti itu tidak tahu persis kapan Gunung Agung meletus dengan letusan besar.

Berita ini telah dimuat di Intisari.grid.id dengan judul Bagi Ilmuwan NASA, Meletusnya Gunung Agung adalah Berita Bahagia Bagi Kehidupan Umat Manusia

Tonton juga:

Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help