Aneh! Satu Kota di Norwegia Ini Larang Keras Penduduknya Meninggal, Orang Sakit Harus Diungsingkan

Setiap orang sudah dipastikan pasti akan meningal. Entah pada usia tua atau muda dan dimana pun mereka tinggl.

Aneh! Satu Kota di Norwegia Ini Larang Keras Penduduknya Meninggal, Orang Sakit Harus Diungsingkan
P&O Cruises
Longyearbyen 

Dengan suhu yang sangat dingin seperti ini, mayat-mayat yang dikuburkan tidak membusuk dan terurai di dalam tanah.

Karena mayat itu tidak terurai, bakteri dan virus yang ada di dalam tubuh mereka juga masih aktif.

Baru-baru saja, 11 mayat yang dikuburkan di Longyearbyen diteliti dan jejak virus Spanyol masih aktif di dalam tubuh mereka.

Padahal, mayat itu dikuburkan sejak tahun 1981.

Tahun itu, virus flu ganas Spanyol menyerang seluruh dunia dan membunuh hingga ratusan juta orang.



wabah virus flu Spanyol di tahun 1918
wabah virus flu Spanyol di tahun 1918

Kalau semua virus masih aktif meski penderitanya telah meninggal, tentu akan sangat berbahaya bagi penduduk desa yang masih hidup.

Tahun lalu, Jan Christian Mayer dari Norwegian University of Science and Technology menjelaskan pada Daily Mail mengenai masalah ini.

"Ini terjadi karena tanah yang membeku sepanjang tahun tidak hanya melindungi mayat dari pembusukan, tapi juga mengawetkan dan memelihara virus-virus penyebab sakit yang membunuh mereka, dan virus itu bisa aktif lagi dipermukaan," kata Jan.

Dengan teori itu, penduduk desa kini menyadari bahwa meninggal dan dikuburkan di Longyearbyen bisa membawa bencana di kemudian hari.

Berita ini telah dimuat di Intisari.grid.id dengan judul Di Desa Ini, Penduduknya Tidak Boleh Meninggal! Bahkan Kematian Dianggap Perbuatan Ilegal

Tonton juga:

Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help