5 Destinasi di Lebak Banten yang Cocok Jadi Alternatif Liburan Buat Kamu Saat Bosan dengan Ibukota

Mengunjungi Kabupaten Lebak, Banten traveler akan menemukan sederet destinai wisata yang tak kalah indah dari Jakarta.

5 Destinasi di Lebak Banten yang Cocok Jadi Alternatif Liburan Buat Kamu Saat Bosan dengan Ibukota
visesaubud.com
Tak hanya bercocok tanam. Wisatawan juga akan diajak membajak sawah menggunakan sapi, mengangon bebek, mebanten atau tradisi menghaturkan persembahan), sampai memandikan sapi. 

Biru airnya juga pemandangan alam yang indah di sekelilingnya menjadi magnet tersendiri para pelancong dari berbagai kota.

Kini pantai tersebut kian bersolek.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak, Aa Syahadat mengatakan kawasan wisata Pantai Sawarna kini terus di tata.

Terutama berkaitan dengan atraksi wisata lain yang baru-baru ini ditemukan di sekitar Sawarna.

"Seperti peninggalan zaman purba ada goa, batu-batu megalitikum, dan kolam pemandian. Semua masih diteliti dan jalan bersamaan dengan penataan," ujar Aa pada KompasTravel, Selasa (13/2/2018).




Seorang anak dari suku Baduy dalam (kiri) duduk berdampingan dengan anak-anak dari suku Baduy luar di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Orang Baduy hari-hari ini sudah mulai tersentuh modernitas dan mengalami perubahan baik dari cara berpakaian hingga memiliki barang-barang modern.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Seorang anak dari suku Baduy dalam (kiri) duduk berdampingan dengan anak-anak dari suku Baduy luar di Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Lebak, Banten, Selasa (1/3/2016). Orang Baduy hari-hari ini sudah mulai tersentuh modernitas dan mengalami perubahan baik dari cara berpakaian hingga memiliki barang-barang modern.(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO) 

2. Desa Wisata Baduy Luar

Desa Wisata Baduy Luar berlokasi di Kampung Ciboleger, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Lebak Banten.

Satu wisata budaya yang cukup populer juga di Banten.

Traveler bisa melihat proses keseharian mereka yang amat bergantung pada alam, tentunya dengan menginap di homestay-homestay-nya.

Saat musim durian yaitu awal tahun, wisatawan juga bisa ikut memanen raja buah tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved