Berkendara di Kota India Ini Jangan Sampai Kena Denda Hanya karena Klaksonmu Terlalu Berisik

Pemerintah Kota di India, menerbitkan peraturan yang melarang suara klakson keras, maupun dengan suara aneh-aneh di kendaraannya. Kenapa?

Berkendara di Kota India Ini Jangan Sampai Kena Denda Hanya karena Klaksonmu Terlalu Berisik
Hindustan Times
Petugas perempuan membawa tanda yang dilarang membunyikan klakson. Di Mumbai, diterbitkan peraturan yang melarang suara klakson terlalu keras. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Kota Mumbai, India, menerbitkan peraturan yang melarang suara klakson keras, maupun dengan suara aneh-aneh di kendaraannya.

Dilansir dari Hindustan Times Rabu (6/12/2017), langkah ini dilakukan demi menyukseskan kampanye anti-membunyikan klakson (Horn Nako) yang telah berlangsung sebulan terakhir.

Polusi suara yang diakibatkan klakson di Mumbai, seperti diwartakan Hindustan Times, telah mencapai 110 desibel.

Angka itu setara dengan suara yang dihasilkan oleh sebuah konser musik Rock.

Manoj Saunik, Sekretaris Dinas Transportasi Mumbai berkata, nantinya setiap kendaraan bakal dicek bunyi klaksonnya.

Di Undang-undang Kendaraan Bermotor yang baru, batas suara klakson yang awalnya 87 desibel dikurangi menjadi hanya 13 desibel.

Suara klakson itu tidak boleh melebihi suara mesin yang sudah mencapai 74 desibel.

"Di Mumbai, setiap hari klakson dengan suara kencang berbunyi tanpa henti. Ini harus diakhiri," tegas Saunik.

Saunik melanjutkan, setiap kendaraan di Mumbai bakal mendapat pemeriksaan untuk melihat sejauh tingkat kebisingan klaksonnya.

Jika melanggar peraturan, maka aparat keamanan meminta kepada pemilik untuk mencopotnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help