Bukan Sembarang Minuman, Apa Rasanya Menikmati Teh Kulit Salak di Tengah Kebun Salak?

Teh yang ditawarkan di agro wisata Warung Kebung Salak (WKS) Salatiga bukanlah sembarang teh, tapi teh yang terbuat dari kulit buah salak.

Bukan Sembarang Minuman, Apa Rasanya Menikmati Teh Kulit Salak di Tengah Kebun Salak?
KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIR
Teh Kulit Salak tersedia di Warung Kebon Salak (WKS), Jl Srikandi, Grogol, Salatiga, Jawa Tengah. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menikmati secangkir teh ditemani semilir angin yang bertiup dari sela-sela popohonan salak adalah salah satu yang ditawarkan agro wisata Warung Kebung Salak (WKS) Salatiga.

Tapi teh yang ditawarkan di tempat ini bukanlah sembarang teh, tapi teh yang terbuat dari kulit buah salak.

Jika biasanya setelah kita makan buah salak, kulitnya pasti dibuang.

Tapi oleh Laili Musyarofah (37) pemilik WKS, kulit buah salak bisa dibikin sebagai minuman yang nikmat dan tentunya menyehatkan.

Setelah sukses memproduksi Bubuk Biji Salak yang tampilan dan rasanya nya mirip kopi, teh kulit salak ini makin melengkapi menu-menu alternatif di WKS yang terletak di Jalan Srikandi, Grogol, Salatiga, Jawa Tengah.

"Sudah empat bulan ini saya produksi. Awalnya ya coba-coba," kata Laili saat ditemui, Senin (24/10/2017) sore.

Berdasarkan yang ia pelajari dari internet, dalam kulit salak ditemukan beberapa zat yang bermanfaat, di antaranya kalori, fosfor, kalsium, vitamin B, air, karbohidrat serta zat besi.

Dengan mengonsumsi teh kulit salak ini maka kita sudah memperoleh berbagai mineral yang diperlukan tubuh.

Dengan mengolah kulit salah menjadi teh, kata Laili, bisa mencegah dan mengatasi berbagai jenis penyakit.

Antara lain sembelit, tekanan darah tinggi dan mengobati ambeien.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help