Home »

News

Turis Muslim Dunia Lebih Banyak ke Malaysia, Menpar Ungkap Kelemahan Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Indonesia berada di peringkat kedua setelah Malaysia terkait destinasi wisata yang banyak dikunjungi turis.

Turis Muslim Dunia Lebih Banyak ke Malaysia, Menpar Ungkap Kelemahan Indonesia
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN
Jalan Alor, tempat yang tepat menikmati suasana malam di Kuala Lumpur, Malaysia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Indonesia saat ini berada di peringkat kedua setelah Malaysia.

Terkait destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan muslim millenial di dunia.

Arief menjelaskan kelemahan Indonesia dibandingkan Malaysia adalah penggunaan bahasa Inggris.

“Jadi satu kelemahan kita adalah masalah bahasa."

"Bahasa internasional kita, Bahasa Inggris (di Indonesia) tidak lebih baik daripada Malaysia. Sehingga ada selisih skor,” ujar Arief saat ditemui di Gedung Kementrian Pariwisata, Selasa (14/11/2017).

Ia menjelaskan, untuk fasilitas yang ada di Indonesia terutama yang ramah muslim tidak jauh berbeda dengan di Malaysia.

Bahkan, lanjut Arief, fasilitas ramah muslim di Indonesia lebih bagus di Indonesia dibanding Malaysia.

Selain itu juga, kekalahan Indonesia terlihat dari lebih sedikitnya wisatawan muslim yang datang jika dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, bahkan Singapura.

Meski demikian, Arief mengapresiasi Indonesia yang kini dapat diperhitungkan di mata dunia.

Sehingga di tahun 2019 mendatang, Kementerian Pariwisata menargetkan Indonesia berada di peringkat pertama mendatangkan wisawatan muslim millenial di dunia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help