Home »

News

Seolah Menentang Akal Sehat, Gedung Megah di Spanyol Ini Dibangun dari Atas ke Bawah

Ada satu bangunan yang mencoba menentang akal sehat dengan memulai membangun konstruksi dari atas ke bawah.

Seolah Menentang Akal Sehat, Gedung Megah di Spanyol Ini Dibangun dari Atas ke Bawah
wonderfulengineering.com
El enchufe 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizky Tyas

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada jutaan bangunan megah yang berdiri di planet ini yang umumnya dibangun dari bawah ke atas.

Namun, ada satu bangunan yang mencoba menentang akal sehat dengan memulai membangun konstruksi dari atas ke bawah.

Ialah bangunan kembar yang dijuluki “El enchufe” atau yang diterjemahkan sebagai “The Plug” karena menyerupai plug listrik raksasa berdiri yang ada di Plaza de Colón di Madrid, Spanyol.

Nama resmi dari steker ini adalah “Torres de Colón” atau Columbus Towers.

wonderfulengineering.com/
wonderfulengineering.com

Bangunan ini dibangun pada tahun 1976 dan dianggap sebagai ikon kota ini karena konstruksinya yang tidak biasa yaitu dari atas ke bawah.

Melansir dari laman wonderfulengineering.com, Torres de Colón mulai dibangun dengan dua pilar utama di atas pijakan beton.

Kemudian, di lantai paling atas diangkat dan digantung kabel baja.

wonderfulengineering.com
wonderfulengineering.com

Masing-masing lantai berikutnya dibangun secara bertahap.

Metode yang tidak biasa ini diklaim bisa menghemat waktu dan biaya untuk memindahkan bahan dan peralatan dari lantai ke lantai.

Teknik ini memang terdengar cukup luar biasa dan tidak banyak yang tahu.

wonderfulengineering.com
wonderfulengineering.com
wonderfulengineering.com
wonderfulengineering.com

tetapi banyak bangunan lainnya telah dibangun dengan cara ini sudah.

Namun, Bank Sentral Irlandia di Dublin dan Bank Pusat Standar di Johannesburg, Afrika Selatan juga dibangun dengan cara yang sama.

wonderfulengineering.com
wonderfulengineering.com

Kota industri Magnitogorsk di Rusia juga bereksperimen dengan teknik membangun lantai dari atas.

Sedangkan di Belanda teknik ini disebut Jackblock.

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help