Home »

News

10 Hari Menyamar jadi Pasien, Wartawan Ini Ungkap Metode Mengerikan di Rumah Sakit Jiwa Wanita

Para pasien malang itu diberi makan makanan tak layak, seperti roti mentah, daging busuk, kaldu berair, dan minuman dari air kotor.

10 Hari Menyamar jadi Pasien, Wartawan Ini Ungkap Metode Mengerikan di Rumah Sakit Jiwa Wanita
pinterest
rumah sakit jiwa khusus wanita 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizky Tyas

TRIBUNTRAVEL.COM - Selama tahun 1900-an, rumah sakit bagi penderita gangguan jiwa bagaikan neraka bagi pasiennya.

Itulah yang dialami pasien di bekas rumah sakit jiwa wanita yang dipukuli, diikat, hingga dipaksa menenggelamkan diri dalam air es untuk mandi.

Para pasien malang itu diberi makan makanan tak layak, seperti roti mentah, daging busuk, kaldu berair, dan minuman dari air kotor.

Fasilitas di rumah sakit ini pun sangat memprihatinkan.

Pasien tidur di dalam ruangan kotor penuh tikus dan kecoak di sekitarnya.

Pengalaman mengerikan ini dipaparkan oleh seorang wartawan Amerika, Elizabeth Cochran Seaman atau yang dikenal sebagai Nellie Bly.

Pada saat itu Seaman sedang menyamar selama 10 hari di rumah sakit jiwa khusus perempuan di Pulau Blackwell ata yang disebut Roosevelt Island di Amerika.

Ia melakukan tugas ini untuk mengekspos rumor pelecehan dan kekerasan yang terjadi.

elitereaders.com
elitereaders.com

Seaman mengatakan, setiap pasien yang bahkan tidak terlalu mengalami gangguan jiwa terlalu parah, setelah dirawat di rumah sakit ini justru bisa bertambah lebih gila.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help