Libur ke Kota Hujan? Laksa Bogor Jangan Sampai Terlewatkan

Dalam urusan laksa, laksa Bogor memang tiada duanya. Makanan dengan penampilan yang begitu bersahaja itu kini biasa ditampilkan di acaara resmi.

Libur ke Kota Hujan? Laksa Bogor Jangan Sampai Terlewatkan
twimg
Laksa Bogor 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dalam urusan laksa, laksa Bogor memang tiada duanya.

Penggunaan bahan oncom dalam kuah laksa menjadi tanda keotentikannya sebagai makanan dari ranah Pasundan, di mana oncom punya peranan penting di dapur.

Jajanan khas Kota Hujan dengan penampilan yang begitu bersahaja itu kini biasa ditampilkan di acara resepsi perkawinan di gedung mewah.

“Biasanya diborong seratus porsi sekaligus. Kebanyakan pada kepengen nostalgia sama jajanan Bogor,” kata Mang Ace, penjual laksa yang sehari-hari mangkal di depan Gedung Swalayan Grand, Bogor.

Mang Ace adalah anak dari Hasyim atau yang biasa disapa Mang Ocim, perintis Laksa Kampung Cingcau yang tersohor di Kota Bogor.

Kelezatan Laksa Kampung Cingcau sudah melegenda sejak tahun 1950-an.

Saat itu Mang Ocim mulai berdagang laksa berkeliling dengan membawa pikulan kayu.

Beberapa tahun kemudian ia membuat semacam tempat sederhana yang menempel di dinding pagar toko, di depan bioskop Ranggagading sebagai tempat berjualan laksa.

Pada waktu itu, daerah Ranggagading ini merupakan sentra kegiatan warga Bogor.

Di situ terdapat Sekolah Kesatuan, Bioskop Ranggagading (lebih dikenal dengan Bioskop City), restoran dan tempat makan, serta pusat perdagangan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help