Ini Festival Balon Udara Pertama Indonesia, Ponorogo Kantongi Izin hingga 'Rebutan' Uang Rp 6 Juta

Polres Ponorogo bekerjasama dengan pemerintah kabupaten setempat dan Gerakan Pemuda Ansor Ponorogo menggelar Festival Balon Udara.

Ini Festival Balon Udara Pertama Indonesia, Ponorogo Kantongi Izin hingga 'Rebutan' Uang Rp 6 Juta
Elena-studio
Ilustrasi perjalanan dengan balon udara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Polres Ponorogo bekerjasama dengan pemerintah kabupaten setempat dan Gerakan Pemuda Ansor Ponorogo menggelar Festival Balon Udara.

Festival yang digelar Minggu (3/9/2017) ini, merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.

Festival digelar di Lapangan Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, setelah sebelumnya Polres Ponorogo melarang warga menerbangkan balon udara saat perayaan Lebaran.

Wakapolres Ponorogo, Kompol Suharsono mengatakan, ada tradisi masyarakat Ponorogo jika Hari Raya Idul Fitri tidak menerbangkan balon, maka dikatakan belum Lebaran.

"Padahal di sisi lain, menerbangkan balon tanpa awak tidak terkendali membahayakan penerbangan. Untuk itu kami berinisiatif memberikan ruang kepada warga yang gemar menerbangkan balon dalam bentuk festival," ujar Suharsono di Gedung Sasana Praja Pemkab Ponorogo, Rabu (23/8/2017).

Menurut Suharsono, menerbangkan balon setiap lebaran di Ponorogo dilarang oleh pihak kepolisian karena membahayakan penerbangan.

Bahkan balon udara yang jatuh ke tempat salah bisa menyebabkan kebakaran.

Selain itu, balon udara membahayakan penerbangan.

Menerbangkan balon udara melanggar pasal 210 Jo pasal 421 (2) UU RI Nomor 01 Tahun 2008 tentang Penerbangan.

Untuk penerbangannya, balon akan diikat sehingga bisa dikendalikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Tags
Idul Fitri
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber:
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help