Kuliner Karanganyar - Ndoro Dongker, Kafe Bernuansa Belanda di Tengah-tengah Kebun Teh

Ndoro Donker, mungkin beberapa orang sudah pernah mendengarnya, sebuah kafe yang berada di tengah-tengah kebun teh.

Kuliner Karanganyar - Ndoro Dongker, Kafe Bernuansa Belanda di Tengah-tengah Kebun Teh
Tribun Jateng/Faizal M Affan
Tampak depan Kafe Ndoro Dongker Tea House di Karanganyar. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ndoro Donker, mungkin beberapa orang sudah pernah mendengarnya.

Sebuah kafe yang berada di tengah-tengah kebun teh, dan memiliki nuansa sejuk khas pegunungan.

Ndoro yang berarti tuan atau majikan dalam bahasa Jawa, sedangkan Donker merupakan sebuah nama seseorang, yang dipilih Ratnawati (46), sejak enam tahun lalu mendirikan kafe ini.

Baca: Jangan Langsung Pulang Setelah Mendaki Gunung Lawu, Kunjungi Dulu 6 Destinasi Ini

Kafe yang memiliki konsep hunian Kolonial Belanda ini, memiliki warna cat dominan putih, serta kursi meja pengunjung yang serasi dengan desain kafe.

Makanan dan minuman yang disajikan kafe ini, tidak jauh berbeda dari hasil kebun yang berada di sekitarnya.

Timus, ubi, ketela, pisang, serabi, dan kentang menjadi makanan ringan yang khas disediakan di Ndoro Donker.

"Makanan ringan yang kami sediakan kebanyakan berupa hasil kebun warga sekitar, yang diolah menjadi berbagai variasi menu. Selain itu, pastinya teh hitam, teh hijau, dan teh jasmine yang asli dari perkebunan teh sekitar sini," ungkap Nana sapaan akrabnya, saat dihubungi melalui telepon oleh Tribun Jateng, Rabu (2/8/2017) siang.

Menurut sejarah kafe Ndoro Donker yang diutarakan Nana, sebelumnya kafe tersebut merupakan sebuah kantor perkebunan teh.

Kemudian pernah menjadi gudang teh, beralih menjadi mess Kodam, lalu tidak terpakai, dan akhirnya dijadikan sebuah kafe sejak tahun 2011.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help