Home »

News

Lestarikan Budaya Daerah, Disbudpar Aceh Selenggarakan Seminar Pakaian Adat

Untuk melindungi dan melestarikannya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyelenggarakan seminar 'Pakaian Adat Aceh'.

Lestarikan Budaya Daerah, Disbudpar Aceh Selenggarakan Seminar Pakaian Adat
Doc. Disbudpar Aceh
Seminar Pakaian Adat Aceh. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Nurul Hayati

TRIBUNTRAVEL.COM - Pakaian adat merupakan kekayaan kriya nusantara.

Untuk melindungi dan melestarikannya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menyelenggarakan seminar 'Pakaian Adat Aceh'.

Acara berlangsung di Hotel Hermes Palace Aceh'>Banda Aceh, Kamis (10/8/2017).

"Tujuan dari seminar ini untuk pelestarian, menggali kembali, sekaligus pengembangan pakaian adat. Jadi bagaimana caranya pakaian adat dipakai dalam keseharian," papar Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi.

Seminar tersebut menghadirkan kalangan seni, budaya, dan adat sebagai narasumber.

Mereka adalah Badruzzaman Ismail, Nurdin AR, Herawati, Darwis A Soelaiman, dan Barlian AW dengan moderator, Yarmen Dinamika.

Dalam seminar itu juga ditegaskan bahwa, dalam adat Aceh posisi berdiri pengantin laki-laki harus di sebelah kanan, sedangkan pengantin perempuan di sebelah kiri.

Hal ini mempunyai makna filosofis tersendiri.

Seminar juga dirangkai dengan pagelaran busana karya empat desainer yang mengusung tema pakaian etnik Aceh.

Reza menambahkan, pakaian adalah suatu produk yang dinamis sehingga untuk perlu upaya untuk perlindungan pakaian adat.

Dalam kesempatan tersebut, para desainer ditantang untuk mengeluarkan ide bagaimana cara memasyarakatkan pakaian adat.

"Capaian dari kegiatan ini bagaimana pakaian adat itu dilegalkan dalam qanun (Perda). Tapi perjalanan menuju ke sana masih panjang," imbuh Reza.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help