Jangan Lakukan Kebiasaan Sisakan Makanan Saat di Singapura Bila Tak Ingin Didenda

Masyarakat Singapura, boleh dikata sudah terbiasa dengan denda. Beberapa perilaku yang dianggap melanggar ketertiban umum, pun dikenakan denda.

Jangan Lakukan Kebiasaan Sisakan Makanan Saat di Singapura Bila Tak Ingin Didenda
smart-restaurants.co.uk
ILUSTRASI sisa makanan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Masyarakat Singapura, boleh dikata sudah terbiasa dengan denda.

Beberapa perilaku yang dianggap melanggar ketertiban umum, pun dikenakan denda.

Misalnya membuang sampah, meludah di tempat umum, bahkan merokok dan makan-minum di gerbong MTR (kereta rel metropolitan)

Kini ada jenis denda yang patut ditiru pengusaha restoran "makan sepuasnya" yaitu denda uang kalau tidak menghabiskan makanan yang telah diamibil.

Mungkin ini agak unik, sebab bukankah hak pemesan untuk memesan atau mengambil makanan sepuas dan sebanyaknya.

Soal dihabiskan atau tidak, itu soal nanti, karena makanan itu toh akan dibayar.

Hal ini dialami turis Indonesia saat bertandang ke negeri jiran itu, beberapa waktu lalu.

Mereka bersantap di sebuah hotel yang menawarkan hidangan steamboat.

Tarif per orang 12,50 dolar Singapura dan memang cukup mahal.

Nah, bagi tiap ons makanan yang tersisa, apakah itu sayur asin, ikan, nasi atau apa saja, akan dikenakan denda 8 dolar per ons.

Jadi, terpaksalah mereka mengambil makanan dengan hati-hati.

Setelah memilih dan menaksir sesuai kekuatan kantong perut masing-masing.

Langkah amannya, lebih baik bolak-balik mengambil sedikit-sedikit tambahan nasi dan lauk pauk.

Ketimbang kebanyakan dan sisanya terkena denda berdasarkan timbangan per ons.

Berita ini sudah dimuat di intisari.grid.id dengan judul Tak Hanya Buang Sampah atau Meludah Sembarangan, di Singapura, Tak Habiskan Makanan Juga Bisa Berujung Denda

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help