Wisata Klaten - Kerap Dikunjungi Pasangan Kasmaran, Inilah Mitos Romantisme di Candi Plaosan Lor

Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta bisa disebut jadi lumbung situs dan candi-candi peninggalan nenek moyang.

Wisata Klaten - Kerap Dikunjungi Pasangan Kasmaran, Inilah Mitos Romantisme di Candi Plaosan Lor
Tribun Jogja/Gilang Satmaka
Candi Plaosan Lor 

Oleh sebab itu, Idu menyebut lokasi ini banyak dijadikan lokasi prewedding.

Memasuki kawasan Candi anda dapat menyaksikan megahnya dua candi utama yang dikelilingi bongkahan-bongkahan batuan prasasti peninggalan purbakala.

Uniknya lagi, ada dua candi utama yang mempunyai jenis kelamin yaitu, laki-laki dan perempuan.

"Candi utama yang di sebelah selatan merupakan candi yang berjenis kelamin laki-laki, karena ukiran reliefnya menceritakan kisah perjalanan kehidupan laki-laki pada zaman kerajaan dulu, dan kebanyakan ukirannya ialah orang laki-laki," katanya.

"Sedangkan di sisi utara candi utama tersebut, berjenis kelamin Perempuan karena kebanyakan relief yang terukir merupakan perempuan," papar Idu.

Di lokasi candi tersebut terdapat juga Stupa Perwara yang berjumlah 116 buah, dan Candi Perwara berjumlah 58 buah.

Di sisi utara Candi Plaosan ini, \bisa melihat pohon Bodhi yang sudah berumur puluhan tahun tertanam di situ.

Menurut cerita sejarah pohon Bodhi merupakan, pohon tempat Sidartha Gautama bersemedi dan memperoleh pencerahan.

Bagaimana rute untuk sampai ke Candi Plaosan Lor?

Rutenya, dari kota Yogyakarta bisa melalui Jalan Raya Jogja-Solo.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help