Gunung Semeru - Kisah Menyayat Hati di Balik Mitos Tanjakan Cinta, Ssst Jangan Menoleh ke Belakang!

Traveler pasti sering mendengan mitos, barang siapa berjalan ditanjakan ini tanpa menoleh ke belakang hingga sampai atas bukit akan menemukan cintanya

Gunung Semeru - Kisah Menyayat Hati di Balik Mitos Tanjakan Cinta, Ssst Jangan Menoleh ke Belakang!
Yukpiknik.com
Tanjakan Cinta 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Tertia Lusiana

TRIBUNTRAVEL.COM - Menaklukkan banyak gunung merupakan satu hal paling dicintai oleh pendaki.

Termasuk satu di antaranya adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

Gunung Semeru di Jawa Timur ini memiliki tinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl).

Pesonanya pun membuat banyak pendaki tak bosan terus kembali ke Mahameru.

Papan peringatan bagi wisatawan untuk berhati-hati yang dipasang di Padang Savana Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Papan peringatan bagi wisatawan untuk berhati-hati yang dipasang di Padang Savana Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (KOMPAS.com / RONNY ADOLOF BUOL)

Satu di anataranya adalah untuk menikmati Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta, dan Oro-oro Ombo.

Traveler pasti sering mendengan mitos, barang siapa berjalan ditanjakan ini tanpa menoleh ke belakang hingga sampai atas bukit akan menemukan cintanya.

Dilansir TribunTravel.com dari berbagai sumber, Tanjakan Cinta dengan kemiringan hampir 45 derajat ini ternyata menyimpan mitos yang cukup unik.

Jalan setapak di Gunung Semeru setelah Ranu Kumbolo ini konon memiliki kisah cukup tragis antara sepasang kekasih.

(telusurindonesia.com)

Menurut cerita, bagi pendaki yang menanjak di jalur ini diimbau untuk tidak menoleh ke belakang, jika tak ingin hubungan dengan kekasihnya putus.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Tertia Lusiana Dewi
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help