Home »

News

Gunung Sinabung Meletus

Lagi! Gunung Sinabung Meletus, Masyarakat Dihimbau untuk Antisipasi Ancaman Bahaya Lahar

Pagi ini, Indonesia kembali dihebohkan dengan fenomena alam. Adalah meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Lagi! Gunung Sinabung Meletus, Masyarakat Dihimbau untuk Antisipasi Ancaman Bahaya Lahar
AFP PHOTO / TIBTA PANGIN
Gunung Sinabung mengeluarkan abu vulkanik tebal, seperti yang terlihat dari Desa Beganding, Karo, Selasa (2/5/2017). Sinabung kembali menghentak Tanah Karo pada 2010 silam untuk pertama kalinya sejak 400 tahun terakhir. Gunung itu kembali meletus pada 2013 dan 2016, dan tetap aktif hingga saat ini. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pagi ini, Indonesia kembali dihebohkan dengan fenomena alam.

Adalah meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara dengan intensitas tinggi, Sabtu (20/5/2017), pukul 06.46 WIB.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu, tinggi kolom abu letusan mencapai 4 kilometer, amplitudo 120 milimeter, dan lama gempa vulkanik 343 detik.

Saat ini, status Gunung Sinabung pada level IV atau awas.

Potensi letusan susulan mungkin terjadi.

Masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer dari puncak dan dalam jarak 7 kilometer untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 kilometer untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 kilometer untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta waspada terhadap ancaman bahaya lahar. 

Tidak dapat diprediksikan sampai kapan Gunung Sinabung akan berhenti meletus.

Parameter vulkanik dan seismisitas gunung masih tinggi sehingga potensi letusan susulan masih akan tetap berlangsung.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com, Sabtu 20 Mei 2017 dengan judul Gunung Sinabung Meletus, Abu Letusan Capai 4 Kilometer

Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help