Crying Sumo Festival - Kocak! Bayi Tak Menangis di Event Jepang Ini Malah Dianggap Pembawa Sial

Sayangnya jika kamu datang ke festival ini, justru diharuskan anakmu menangis. Jika tidak malah dianggap sebagai pembawa sial.

Crying Sumo Festival - Kocak! Bayi Tak Menangis di Event Jepang Ini Malah Dianggap Pembawa Sial
dunyanews.tv

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Orang tua mana yang tega melihat anak balitanya menangis keras? Semua orang pasti akan berusaha untuk menenangkannya.

Sayangnya jika kamu datang ke festival ini, justru diharuskan anakmu menangis. Jika tidak malah dianggap sebagai pembawa sial.

Dilansir TribunTravel.com dari laman boldsky.com, Crying Sumo Festival menjadi perayaan yang sudah berlangsung selama lebih dari 400 tahun di Jepang.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Tradisi yang disebut Nakizumo ini diyakini dapat membawa kesehatan bagi bayi.

Tiap tahun lebih dari 100 bayi berpartisipasi dalam festival ini, di mana para sumo akan mencoba berbagai cara untuk membuat mereka menangis.

Mulai dari memperlihatkan raut wajah menyeramkan sampai menggelitiki mereka.

Dan jika sampai si bayi belum juga menangis, mereka akan berteriak.

Bayi yang menangis pertama kali akan dianggap sebagai pemenang pertandingan.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Seorang wasit yang ditunjuk akan memutuskan bayi mana yang menangis pertama kali.

Festival ini diyakini dapat mendatangkan kebaikan berupa kesehatan bagi bayi yang menangis.

dunyanews.tv
dunyanews.tv

Semakin keras si bayi menangis maka akan melindungi mereka saat dewasa dan mendatangkan keberuntungan di masa depan.

Tak cuma mendatangkan keberuntungan, diyakini juga mampu menyingkirkan roh-roh jahat di sekitar si bayi.

Pinterest
Pinterest

Jika para sumo gagal membuat si bayi menangis, maka wasit akan mengenakan topeng tradisional Jepang dan berteriak.

Aneh bukan? Bagaimana menurutmu?

Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help