Sarapan Jogja - Kuah Bening Soto Babat Bu Mulyo, Makannya Pakai Babat Goreng Bacem

Seakan tidak ada habisnya jika membahas soto yang ada di Yogyakarta. Begitu banyak pedagang soto yang ada di Kota Pelajar.

Sarapan Jogja - Kuah Bening Soto Babat Bu Mulyo, Makannya Pakai Babat Goreng Bacem
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Soto babat Bu Mulyono. 

Kuah gurih dan segara soto tersebut dihasilkan dari penggunaan kaldu sapi, dan bumbu-bumbu rempah.

Sebagai teman menikmati soto, disediakan beberapa hidangan tambahan, seperti iso goreng, babat goreng, sate telur puyuh, dan gorengan.

Ditambahkan Yati, iso dan babat goreng tersebut dimasak dengan cara dibacem kemudian digoreng.

Rasa manis gurih dan iso dan babat goreng ini semakin memperkaya rasa soto.

Dikatakan Yati, salah satu pegawai, Warung Soto Babat Bu Mulyono saat ini diteruskan oleh generasi kedua.

"Dulu yang pertama berjualan soto adalah Bu Mulyono, tetepi saat ini telah diteruskan oleh anaknya yang bernama Hana Wulandari," jelas Yati.

Lebih lanjut dia menjelaskan, meskipun telah masuk ke generasi kedua tetapi proses memasak dan kualitas bahan baku tetap dipertahankan seperti dulu demi menjaga kualitas rasa.

Setiap harinya warung soto ini buka dari jam 06.30 pagi hingga 15.30.

Untuk harga, satu porsi soto pisah (soto dan nasi dipisah) dapat dinikmati dengan harga Rp 13 ribu, sedang soto campur harganya cukup Rp 10 ribu.

"Selain soto babat, kami juga menyediakan soto daging sapi, ataupun campuran dari daging, babat, dan iso," tandas Yati.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help