Terlihat Lezat dan Menggiurkan, "On-Board Food" Menyimpan 5 Rahasia yang Tak Banyak Orang Tahu

Dalam setiap perjalanan menggunakan pesawat, tentu saja kru pesawat akan memberikan makanan.

Terlihat Lezat dan Menggiurkan,
lufthansa.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Dalam setiap perjalanan menggunakan pesawat, tentu saja kru pesawat akan memberikan makanan.

Terlebih saat penerbangan jarak jauh yang memakan waktu lebih dari 6 jam, seperti misalnya penerbangan Jakarta-Dubai selama 8 jam perjalanan.

Dengan menggunakan maskapai Emirates, dalam penerbangan rute Jakarta-Dubai akan diberikan makanan sebanyak dua kali.

Umumnya, makanan dalam penerbangan atau on-board food dimasak oleh koki, sehingga terkesan makanan mewah dan sesuai selera.

Meskipun terlihat lezat, namun ada beberapa hal yang tak banyak diketahui penumpang mengenai makanan yang disajikan pramugari dalam penerbangan.

Dilansir TribunTravel dari bravotv.com, berikut lima hal mengenai makanan dalam pesawat yang mungkin belum diketahui banyak orang.

1. Makanan tersebut dibuat untuk menyesuaikan dengan indra perasa yang tumpul selama penerbangan, sehingga rasanya akan berbeda jika dimakan di darat.

2. Tidak ada makanan yang dimasak di pesawat, karena makanan disiapkan di dapur bandara sebelum pesawat berangkat.

3. Karena makanan dimasak di darat, maka makanan dalam pesawat butuh dipanaskan sebelum disajikan kepada penumpang.

4. Untuk menjaga makanan dingin tetap tersaji dalam kondisi dingin (misal salad, cheesecake, atau sandwich), biasanya kru pesawat menggunakan es kering atau dry ice.

5. Pramugari membutuhkan waktu 20-25 menit untuk memanaskan makanan, sehingga biasanya mereka menyajikan minuman dan snack terlebih dahulu.

Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help