Kuliner Lampung - Beda, Martabak Mini Afrika Waka-waka Sajikan Kudapan dengan Ukuran Kecil

Pelaku usaha kuliner tradisional di Bandar Lampung memilih memodifikasi kulinernya untuk mencoba terus eksis dalam persaingan.

Kuliner Lampung - Beda, Martabak Mini Afrika Waka-waka Sajikan Kudapan dengan Ukuran Kecil
Tribun Lampung/Dennish Prasetya

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Dennish Prasetya

TRIBUNTRAVEL.COM, BANDAR LAMPUNG - Di tengah banyaknya menu-menu kuliner modern yang muncul di kalangan masyarakat membuat sebagian kuliner tradisional acapkali tertinggal dan kalah bersaing dengan mereka yang modern.

Namun hal itu tidak memutuskan harapan bagi kuliner di Bandar Lampung.

Pelaku usaha kuliner tradisional memilih memodifikasi kulinernya untuk mencoba terus eksis dalam persaingan.

Salah satunya martabak mini Afrika Waka Waka yang berada di Jl. Mayor Sukardi Hamdani, Kota Bandar Lampung.

Ya, martabak versi mini perlahan-lahan digemari oleh sebagian besar masyarakat kota Bandar Lampung.

Kuliner yang kerap disapa terang bulan ini terbilang unik, dengan ukurannya yang tidak seperti biasanya membuat warga tertarik.

Bentuknya yang sangat kecil serta aneka topping yang dapat memanjakan lidah para konsumen membuat kuliner ini menjadi eksis di masyarakat.

Sementara itu owner martabak mini Afrika Waka Waka Destiara Dea Paramita, mengaku senang dengan ide-ide kuliner yang ia pasarkan untuk masyarakat Bandar Lampung.

Ia mengatakan bahwa persaingan kuliner yang ketat membuat dirinya semakin terpacu untuk berkreatifitas.

"Ya awalnya saya mikir kuliner apa yang kira-kira berbeda dari yang lainnya dan bisa dijadikan kado atau pemberian buat teman maupun pacar. Akhirnya kepikiran ini. Martabak manis ini sebenarnya kuliner lama, cuman saya modifikasi sedikit biar ada daya tarik dan pembeda dari sebelumnya. Dan alhamdulillah peminatnya lumayan banyak," katanya kepada Tribun Lampung, Kamis (20/4/2017).

Sesuai namanya, martabak manis ini, berukuran mini dengan beragam rasa, mulai cokelat, keju, blueberry, nanas, strawberry, yang bisa dipilih sesuai selera. Ada juga pilihan double toppingnya.

"Kenapa martabak? Siapa yang nggak suka martabak coba, lagian usaha martabak mini di Lampung khususnya baru beberapa saja. Nyari peruntungan dan awalnya juga pemasarannya ke anak-anak sekolah, mereka kan suka yang kecil kecil dan menarik tampilannya, Lama-lama akhirnya banyak yang order," tambahnya.

Harganya pun cukup terjangkau. Untuk satu martabak mini, kamu cuma perlu membayar Rp 4.000.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help