Home »

News

Raja Ampat Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Atasi Rusaknya Terumbu Karang

Rusaknya terumbu karang di Raja Ampat akibat kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky sangat memprihatinkan banyak kalangan.

Raja Ampat Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Atasi Rusaknya Terumbu Karang
Stephanie Venables/Marine Megafauna Foundation/Mongabay
Perbandingan terumbu karang yang sehat (kiri) dengan yang rusak (kanan) di perairan Raja Ampat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Rusaknya terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat, akibat kandasnya kapal pesiar MV Caledonian Sky di Selat Dampier, baru-baru ini, sangat memprihatinkan banyak kalangan, terutama aktivis lingkungan.

Pasalnya, terumbu karang Raja Ampat yang terkenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut di dunia ini, mengalami kerusakan sangat luas, mencapai 1,8 hektare.

Diperlukan dukungan banyak pihak supaya bisa mengembalikan seperti kondisi semula.

Dini Indrawati Septiani (37), aktivis lingkungan yang bekerja di satu lembaga nonprofit internasional yang berpusat di Arlington, Amerika Serikat, ini mengaku sangat prihatin atas insiden tersebut.

Kerugian yang pasti adalah terumbu karang yang mati akibat digerus kapal, belum lagi dengan mahkluk hidup penghuni terumbuh karang.

"Dari berbagai laporan yang saya baca, kerusakan pada terumbu karang yang ditimbulkan oleh kapal pesiar tersebut sangat berat. Survei dan penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan level kerusakannya secara akurat," ujar Dini, yang menjabat sebagai Associate Director of Philanthropy di lembaga konservasi internasional itu, dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Dini, yang menjadi concern-nya dan banyak pihak adalah Raja Ampat secara luas diakui sebagai pusat global keanekaragaman hayati laut.

Terumbu karang Raja Ampat menyimpan aset alam, yang tidak hanya penting untuk Raja Ampat dan masyarakat Indonesia, tapi masyarakat dunia pada umumnya.

Maka itu, lembaganya yang memiliki program konservasi di 69 negara termasuk Indonesia, tentu akan menyambut dengan tangan terbuka, bila ada permintaan bantuan dari pemerintah Indonesia, untuk melakukan restorasi di terumbu karang yang rusak.

Sebab ini pekerjaan besar yang membutuhkan partisipasi banyak pihak.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help