Dirugikan Maskapai Asing, Penumpang Bisa Minta Kompensasi hingga Miliaran Rupiah

Pernah mempunyai masalah dengan maskapai asing yang ditumpangi di masa lalu? Dan harus mengurus kompensasinya?

Dirugikan Maskapai Asing, Penumpang Bisa Minta Kompensasi hingga Miliaran Rupiah
bknpk.com
Ilustrasi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pernah mempunyai masalah dengan maskapai asing yang ditumpangi di masa lalu?

Seperti misalnya bagasi rusak atau hilang, atau ada saudara yang menjadi korban kecelakaan maskapai asing dan harus mengurus kompensasinya.

Saat itu, mungkin akan dihadapkan pada birokrasi yang berbelit dengan kompensasi yang tidak terlalu besar.

Namun saat ini hal itu tidak akan terjadi lagi.

Berkat kerja keras Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Montreal 1999 (MC99) yang diadopsi ke dalam Peraturan Presiden RI Nomor: 95 tahun 2016 tanggal 21 November 2016 tentang Pengesahan Konvensi Unifikasi Aturan-Aturan Tertentu Tentang Angkutan Udara Internasional.

PerPres tersebut mulai berlaku sejak 23 November 2016 dan menggantikan Konvensi Warsawa 1929 (MC 29) yang lebih dulu diratifikasi.

Menurut Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agoes Subagio, dengan berbekal Konvensi Montreal 1999 ini penumpang bisa meminta ganti rugi maksimal jika dirugikan oleh maskapai asing.

“Prosedurnya juga tidak berbelit-belit lagi, karena aturan ini (MC99) berlaku secara internasional,” ujar Agoes.

Hal ini dibenarkan juga oleh pakar hukum dari Masyarakat Hukum Udara (MHU) Baiq Setiani.

Menurut Baiq, MC99 ini merupakan jaminan hukum yang pasti bagi penumpang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help