Mabuhay ang Pilipinas

Filipina Rasa Spanyol, Mengunjungi Basilica del Santo Nino di Cebu

Pada 1512, pelaut Spanyol bernama Ferdinand Magellan memulai perjalanannya menjelajahi Samudra Pasifik dalam Ekspedisi Loaisa.

Filipina Rasa Spanyol, Mengunjungi Basilica del Santo Nino di Cebu
Tribun Travel/Sinta Agustina
Basilica del Santo Nino di Cebu, Filipina 

"I think that's part of the Basilica Minore del Santo Nino," jawab Lora, penduduk asli Cebu, saat ditanya TribunTravel.com, Rabu (19/3/2017).

Bangunan itu, lanjut Lora, merupakan tempat di mana pendeta melangsungkan acara dengan umat Katolik.

Sementara di sisi kanan merupakan sebuah gereja bergaya Eropa dengan arsitek megah berwarna putih bertuliskan Basilica del Santo Nino.

Penasaran, TribunTravel.com masuk ke dalam gereja tersebut dan menemukan dua petugas gereja yang membagikan kain bermotif garis merah.

"Kain ini digunakan untuk pengunjung yang tidak mengenakan pakaian tertutup," kata salah satu petugas saat ditanya TribunTravel.com.

Benar saja, pengunjung yang mengenakan celana pendek terlihat memakai kain tersebut sebagai penutup.

Suara nyanyian pujian terdengar saat TribunTravel.com masuk ke bagian dalam gereja, terlihat sejumlah jemaah yang duduk di kursi menghadap altar.

santo nino
Tribun Travel/Sinta Agustina

Berjalan ke sisi lain gereja, terdapat kerumunan orang yang sibuk memotret objek.

Ternyata objek yang dipotret adalah boneka Santo Nino yang merupakan peninggalan Ferdinand Magellan.

Di sisi patung terdapat aliran air yang digunakan pengunjung untuk membasuh wajah mereka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help