Direncanakan Beroperasi Mulai Juni, Harga Tiket KA Bandara Tak Lebih dari 100 Ribu

Menhub Budi Karya Sumadi menargetkan Kereta Bandara Soekarno Hatta akan mampu mengangkut 33 ribu penumpang per hari.

Direncanakan Beroperasi Mulai Juni, Harga Tiket KA Bandara Tak Lebih dari 100 Ribu
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline jurusan Bogor akan memasuki di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014). Sebelumnya kereta api jurusan Bogor-Tanah Abang berhenti di dekat Stasiun Pasar Minggu karena penumpang menarik rem darurat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan Kereta Bandara Soekarno Hatta akan mampu mengangkut 33 ribu penumpang per hari.

"Ini (kereta bandara) direncanakan akan bisa mengangkut 33 ribu penumpang per hari," ujar Menhub saat meninjau proyek KA Bandara di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/3/2017).

Menurut Menhub, 33 ribu penumpang per hari merupakan 20 persen orang yang menju Bandara Soekarno Hatta setiap harinya.

"Kami akan bicarakan lagi ke depannya sehingga bisa lebih banyak yang ditampung oleh kereta bandara ini," jelas Menhub.

Menurutnya, pembangunan KA Bandara diproyeksikan selesai pada Juni 2017.

Kemudian bulan Juli atau Agustus sudah bisa beroperasi penuh atau dapat digunakan oleh masyarakat.

Untuk harga tiket KA Bandara ini, Menhub menyatakan harganya tidak akan lebih dari Rp 100 ribu per orang.

"Batas atas kira-kira Rp 100 ribu," paparnya.

Sementara untuk jarak tempuh KA Bandara ini diproyeksikan akan mampu mengantarkan penumpang dari Stasiun Manggarai selama 54 menit ke Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Jika dari stasiun Dukuh Atas memakan waktu 45 menit menuju Bandara.

KA Bandara rencananya akan melalui dua jalur.

Rute pertama adalah Stasiun Manggarai - Stasiun Sudirman Baru -Stasiun Duri - Stasiun Batu Ceper - Stasiun Bandara Soetta.

Sementara rute kedua, Stasiun Jakarta kota - Stasiun Kampung Bandan - Stasiun Duri - Stasiun Batu Ceper - Stasiun Bandara Soetta. (Kompas.com/Pramdia Arhando Julianto)

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help