Selamat 57 Tahun, Pare-pare! Dirgahayu Kota Bandar Madani, Yuk Mampir ke 5 Destinasi Bahari Ini

Selain Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, inilah empat destinasi bahari di Kota Pare-pare yang wajib dikunjungi untuk merayakan hari jadi Pare-pare.

Selamat 57 Tahun, Pare-pare! Dirgahayu Kota Bandar Madani, Yuk Mampir ke 5 Destinasi Bahari Ini
bloggerparepare.blogspot.co.id
Pantai Mattirotasi 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Bersama dengan hari jadi Kota Solo, hari ini (17/2/2017) Kota Pare-pare juga merayakan hari jadinya yang ke-57.

Secara administratif, Kota Pare-pare terletak di Sulawesi Selatan, di sebuah teluk yang menghadap ke Selat Makassar.

Didirikan pada 17 Februari 1960, nama Pare-pare berasal dari Bahasa Bugis yang berarti kain penghias.

Bahkan, dalam buku sastra Lontara La Galigo yang disusun oleh Arung Pancana Toa, kata "Pare-pare" berkali-kali muncul, seperti dikutip TribunTravel.com dari Wikipedia.

Salah satunya dalam kalimat yang bertuliskan "pura makkenna linro langkana parepare" yang berarti kain penghias depan istana sudah dipasang.

Pare-pare juga menjadi kota kelahiran presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J. Habibie.

wikimedia.org
wikimedia.org

Tak heran jika di Kota Pare-pare terdapat Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun yang terletak di Lapangan Andi Makassau.

Selain Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, inilah empat destinasi bahari di Kota Pare-pare yang wajib dikunjungi untuk merayakan hari jadi Kota Pare-pare.

1. Pantai Lumpue

a
koinwisata.blogspot.com
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help