Home »

News

Melalui 19 Bandara, Lebih dari 1 Juta Wisman Datang ke Indonesia Selama Desember 2016

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama bulan Desember 2016 sebanyak 1.113.328 orang.

Melalui 19 Bandara, Lebih dari 1 Juta Wisman Datang ke Indonesia Selama Desember 2016
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Pantai Kuta 

TRIBUNTRAVEL.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama bulan Desember 2016 sebanyak 1.113.328 orang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua BPS, Kecuk Suharyanto dalam acara jumpa pers di Kantor BPS, Kamis (16/2/2017).

Jumlah wisman yang masuk melalui 19 pintu utama sebanyak 978.699 orang dan di luar pintu utama sebanyak 134.629 orang.

Kunjungan wisman selama bulan Desember 2016 didominasi dari Singapura, Malaysia, China, Australia, dan India.

Dibandingkan dengan kunjungan wisman selama November 2016, angka tersebut naik sebesar 11,07 persen.

Mayoritas wisman masuk melalui jalur udara yaitu Bandara Ngurah Rai (Bali) dan Soekarno Hatta (Cengkareng).

Lewat jalur laut, banyak wisman masuk melalui Pelabuhan Batam.

"Yang perlu di-highlight mulai bulan Oktober 2016, BPS kerja sama dengan Kementerian Pariwisata menggunakan data roaming. Ini digunakan di tempat Pos Lintas Batas yang tidak punya tempat pencatatan imigrasi," kata Suharyanto.

Hal itu, menurut Suharyanto, lantaran kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan dan prasarana yang belum memadai untuk memantau pergerakan manusia di wilayah perbatasan.

Data roaming digunakan untuk meningkatkan akurasi pencatatan data kunjungan wisman mulai bulan Oktober.

Adapun 19 pintu masuk utama wisman adalah Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, Kualanamu, Batam, Sam Ratulangi, Juanda, Entikong, Adi Soemarmo, Minangkabau, Pelabuhan Tanjung Priok, Tanjung Pinang, Bandara Internasional Lombok, Hasanuddin, Sepinggan, Sultan Syarif Kasim II, Adi Sucipto, Husein Sastranegara, Pelabuhan Tanjung Uban, dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. (Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help